Hukum Mengumandangkan Hayya Alal Jihad Sebagai Ganti Hayya alas Sholah

Gambar hayya alal jihad

Hukum Mengumandangkan Hayya Alal Jihad – Baru-baru ini jagatmaya dihebohkan dengan lantunan adzan yang dikumandangkan dibeberapa tempat dan diviralkan di medsos seperti Whatsapp, Facebook, dan Instagram. Anehnya adzan tersebut dikumandangkan dengan mengganti Hay’alatain (Hayya alas sholah & hayya alal falah) dengan Hayya alal jihad.

Baca juga: Bacaan adzan beserta doa dan jawabnya

Terlepas dari tujuan penggantian hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad dari video adzan yang viral, apakah ditujukan untuk seruan jihad atau untuk mengganti adzan dalam sholat maka berikut ini adalah penjelasan para Ulama Syafiiyah terkait penggantian hay’alatain dengan hayya ala khoiril amal. Mungkin secara explisit tidak sama persis, namun secara implisit bisa jadi sama mengingat illatnya adalah tidak adanya tuntunan dari Rasululloh ﷺ dan juga termasuk praktek kesengajaan melakukan ibadah yang fasid/rusak.

Dalam Nihayatul Muhtaj dijelaskan:

وَيُكْرَهُ أَنْ يَقُولَ مَعَ الْحَيْعَلَتَيْنِ: حَيَّ عَلَى خَيْرِ الْعَمَلِ، فَإِنْ اقْتَصَرَ عَلَيْهِ لَمْ يَصِحَّ كَمَا صَرَّحَ ابْنُ الْأُسْتَاذِ أَيْضًا1

Artinya: “Dan dimakruhkan menambahkan “Hayya ala khoiril amal”, bahkan jika ia hanya mengumandangkan “Hayya ala khoiril amal,” tanpa melafalkan hay’alatain maka adzannya tidak sah.”

Dalam Hasyiyah Syibromalisi dijelaskan:

قَوْلُهُ: فَإِنْ اقْتَصَرَ عَلَيْهِ لَمْ يَصِحَّ وَالْقِيَاسُ حِينَئِذٍ حُرْمَتُهُ لِأَنَّهُ بِهِ صَارَ مُتَعَاطِيًا لِعِبَادَةٍ فَاسِدَةٍ

Artinya: Apabila muadzin hanya mengucapkan hayya ala khoiril amal maka tidak sah, dan dalam hal ini secara qiyasnya adalah haram, karena termasuk bentuk melakukan ibadah yang fasid (dengan sengaja).

Kyai Nawawi Banten dalam kitabnya Nihayatuz Zain juga menuturkan hal yang sama terkait masalah ini, bahkan beliau menyatakan bahwa penambahan “Hayya ala khoiril amal” merupakan syiar dari Syiah Zaidiyah, berikut ini redaksinya:

ومكروهات الاذان والاقامة … وَأَن يُقَال فيهمَا حَيّ على خير الْعَمَل كَمَا قد يَقع ذَلِك بعد الحيعلتين لِأَنَّهُ شعار الزيدية وَأما إِذا أَتَى بذلك عوضا عَن الحيعلتين فَلَا يَصح الْأَذَان وَلَا الْإِقَامَة لِأَن ترك كلمة مِنْهُمَا مُبْطل لَهما2

Artinya: Hal-hal yang dimakruhkan dalam adzan adalah …. menambahkan hayya ala khoiril amal setelah hay’alatain karena merupakan bentuk dari syiar Syiah Zaidiyah, adapun jika melafalkannya sebagai ganti dari hay’alatain maka adzannya tidak sah, karena menggugurkan satu atau lebih dari kalimat adzan merupakan hal yang membatalkan adzan.

Kesimpulannya:

Mengubah lafal adzan seperti dalam video yang telah beredar secara viral termasuk perbuatan yang hukumnya haram sebab melakukan amaliah ibadah yang fasid, serta tidak memiliki dasar legalitas dari syariat. Wallohu A’lam

Refrensi:

  1. نهاية المحتاج
  2. نهاية الزين
Posting Terbaru

Related Articles

Related