Hukum Muslimah Memakai Celana

Hukum Muslimah Memakai Celana

Hukum Muslimah Memakai Celana - Terkait masalah kewajiban menutup aurat, perempuan lebih cenderung dengan aturan syariat yang lebih ketat dibandingkan aturan syari yang berlaku untuk laki-laki.

Hal ini sangat diprioritaskan oleh Islam demi menjaga martabat serta kehormatan muslimah. Sehingga hukum islam mengaturnya dengan sangat rinci, salah satunya termasuk hukum memakai celana atau kulot bagi wanita muslimah.

Dalam hal ini, Imam Ibn Hajar menuturkan dalam kitabnya:

وَشَرْطُ السَّاتِرِ فِي الصَّلَاةِ وَخَارِجَهَا أَنْ يَشْمَلَ الْمَسْتُوْرَ لَبْسًا وَنَحْوَهُ مَعَ سَتْرِ اللَّوْنِ فَيَكْفِي مَا يَمْنَعُ إِدْرَاكَ لَوْنِ الْبَشَرَةِ وَلَوْ حَكَى الْحَجْمَ كَسِرْوَالٍ ضَيِّقٍ لَكِنَّهُ لِلْمَرْأَةِ مَكْرُوْهٌ وَخِلَافُ الْأَوْلَى لِلرَّجُلِ

1

“Syarat penutup aurat di dalam maupun di luar salat ialah keberadaan satir harus meliputi seluruh anggota tubuh yang ditutupi pakaian dan semisalnya. Artinya tuntutan menutup aurot tercukupi dengan sesuatu yang dapat menghalangi terlihatnya warna kulit, meskipun menonjolkan lekuk tubuh seperti celana ketat. Namun yang demikian itu makruh bagi wanita dan khilaful aula bagi laki-laki. ” (Al-Minhaj al-Qawim, hlm. 115)

Dalam kitab 'Umdatus Salik juga dijelaskan selaras dengan Minhaj al-Qawim:

وشرط الساتر: أن يمنع لون البشرة، فلا يكفي زجاج وماء صاف، ويكفي التطيين ولو مع وجود الثوب، ويجب عند فقده.

وأن يشمل المستور لبسا: فلو صلى في خيمة ضيقة عريانا لم تصح.

2

Dengan demikian, seorang wanita boleh menggunakan celana atau kulot dengan syarat yang umum berlaku, yakni menutup aurat atau warna kulit tubuh. Karenanya, tidak mencukupi menutupi tubuh dengan pakaian-pakaian dengan bahan kain yang terlalu tipis atau berbahan transparan. Meski demikian lebih baiknya tidak memakai celana atau kulot yang terlalu ketat karena pakaian ketat yang bisa menampakkan lekuk tubuh adalah makruh, dan juga tidak menggunakan celana yang hanya dikhususkan untuk laki-laki karena merupakan sebuah keharaman jika wanita menyerupai laki-laki, baik dalam segi pakaian, tingkah laku atau yang lain.

Refrensi hukum muslimah memakai celana kulot:

  1. منهاج القويم ١١٥
  2. عمدة السالِك وَعدة النَّاسك٤٢

0 Komentar

Penulis: mantra-berdarah

Kategori

Related Articles

Related