Ketentuan Sholat Jumat, Syarat dan Rukun Serta Bacaan Niat

Ketentuan Sholat Jumat, Syarat dan Rukun Serta Bacaan Niat

Sholat jumat selain menjadi sholat yang paling afdhol, juga merupakan salah satu khususiyah umat Muhammad SAW. Sholat ini bukanlah sholat dhuhur yang diringkas, namun sholat tersendiri.

Hal ini berdasarkan penjelasan Sayidina Umar RA:

الجمعة ركعتان تمام غير قصر، على لسان نبيكم – صلى الله عليه وسلم – – وقد خاب من افترى.

رواه الإمام أحمد وغيره

“Sholat Jumat merupakan sholat 2 rokaat yang sempurna; yakni, bukan sholat dhuhur yang diqoshor, berdasarkan sabda nabi kalian — sungguh merugi orang yang telah menyebar kebohongan.”

Masyru’iyah sholat jumat

Awal disyariatkannya sholat jumat adalah saat Rosululloh SAW masih berada di Mekkah, sebelum hijrah. Namun karena tidak mencukupinya persyaratan, Nabi SAW tidak melakukannya di saat itu.

Adapun yang pertama kali melaksanakan sholat Jumat di Madinah adalah As’ad bin Zuroroh. Dan itu dilakukan sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah.

Hukum mendirikan sholat jumat

Hukum mendirikan sholat jumat adalah fardhu ‘ain. Hal ini jika memenuhi beberapa syarat mendirikan jumat.

Dalil atas wajibnya melaksanakan sholat Jumat adalah firman Alloh SWT:

Ketentuan Sholat Jumat, Syarat dan Rukun Serta Bacaan Niat
Al Jumuah: 9

Dan juga hadits:

رواح الجمعة واجب على كل محتلم.

إعانة الطالبين

“Berangkat untuk melakukan sholat Jumat adalah wajib bagi tiap-tiap orang yang akil baligh.”

Juga sabda Nabi SAW:

وقوله عليه السلام: الجمعة حق واجب على كل مسلم في جماعة إلا أربعة: عبد مملوك، أو امرأة، أو صبي، أو مريض.

إعانة الطالبين

“Sholat Jumat adalah hak yang diwajibkan atas tiap-tiap orang muslim secara berjamaah, kecuali bagi 4 orang: Hamba sahaya, wanita, anak kecil, dan orang yang sakit.”

Hikmah dibalik wajibnya sholat jumat

Dalam pelaksanaan sholat jumat secara berjamaah terdapat beberapa hikmah serta faidah yang sangat banyak.

Diantara hikmah yang terpenting adalah:

Dengan diwajibkannya sholat jumat secara berjamaah dalam tiap daerah menjadikan sholat Jumat sebagai agenda muktamar mingguan, pertemuan besar para muslimin. Sehingga mereka bisa saling mengenal satu sama lain, dan terjalin ukhuwah Islamiyah yang semakin solid.

Selain itu, keberadaan khutbah jumat diharapkan menjadikan momen ini, momen yang sempurna untuk memberikan sebuah wejangan kebaikan secara global pada seluruh umat islam. Karenanya, mestinya materi khutbah disampaikan oleh tokoh atau pemimpin masyarakat setempat, agar lebih dipercaya para jamaah.

Kewajiban sholat jumat

Kewajiban sholat jumat dibebankan pada:

  1. Mukallaf

Yakni orang yang sudah akil baligh

  1. Lelaki
  2. Orang merdeka
  3. Mustauthin

Yakni penduduk tetap yang tidak berpindah tempat dikala pergantian musim. Selain itu, ia juga mukim di tempat pelaksanaan sholat jumat.

Meski wanita tidak diwajibkan sholat jumat, namun ketika mereka melakukan sholat jumat dengan jamaah yang bisa mengesahkan jumat, maka sholatnya dianggap sah.

Syarat sah sholat jumat

Agar sholat jumat yang dilaksanakan menjadi sah, diharuskan memenuhi syarat sahnya sholat sebagaimana sholat-sholat yang lain, dan juga beberapa syarat berikut ini:

  1. Rokaat pertama dilakukan secara berjamaah

Karena itu, selain tidak diperbolehkan melakukan sholat jumat sendirian, juga diwajibkan bagi imam untuk niat menjadi imam, dikala takbirotul ihrom, begitu pula makmum. Dan seandainya imam di rokaat kedua batal, sementara jamaah yang tersisa sebanyak 40 orang lebih maka sholat seluruh jamaah dianggap sah sebagai sholat jumat.

Sedangkan bacaan niat sholat jumat adalah:

  • Niat sholat jumat sebagai makmum
Niat sholat jumat
Niat sholat jumat
  • Niat sholat jumat sebagai imam

اُصَلِّيْ فَرْضَ الجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اماما لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Ushollii fardlol jum’ati rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta’aala.

Artinya :

Aku niat melakukan shalat jum’at 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, sebagai imam, karena Allah ta’ala.

  1. Dilakukan oleh 40 orang

Yakni 40 orang termasuk imam, yang seluruhnya bisa mengesahkan sholat jumat

  1. Dilakukan di area pemukiman warga

Sekira masih dalam area desa dan musafir setempat tidak bisa melakukan rukhsah safar.

  1. Dilakukan di waktu dhuhur
  1. Tidak didahului takbirotul ihrom sholat jumat lain yang dilaksanakan di tempat itu

Dalam satu desa tidak boleh ada pelaksanaan sholat jumat lebih dari satu. Jika lebih dari satu, maka harus tidak didahului takbirotul ihromnya jumatan lain di tempat itu.

Hal ini jika tempat untuk mendirikan jumat masih memungkinkan menampung besarnya jamaah. Namun jika jamaah jumat sangat banyak dan tempat sholat tidak bisa menampung jamaah yang ada, maka boleh mendirikan sholat jumat lain.

Dalilnya adalah:

إن الجمعة لم تقم في عصر النبي – صلى الله عليه وسلم – والخلفاء الراشدين وعصر التابعين، إلا في موضع واحد من البلدة، فقد كان في البلدة مسجد كبير يسمى المسجد الجامع، أي الذي تصلى فيه الجمعة، أما المساجد الأخرى فقد كانت مصليات للأوقات الخمسة الأخرى.

الفقه المنهجي

“Di zaman Nabi SAW, Khulafaur Rasyidin RA, hingga zaman tabiin RA sholat jumat hanya dilakukan dalam satu tempat, di tiap desa didirikannya jumat. Bahkan ada satu daerah yang memiliki masjid besar yang dinamakan Masjid Jami` yakni masjid yang digunakan untuk melakukan sholat jumat. Adapun masjid-masjid lain hanya digunakan untuk sholat lima waktu. “

  1. Sholat jumat dilakukan setelah 2 khutbah

Adapun rukun-rukun 2 khutbah yang harus dipenuhi adalah:

  1. Memuji Alloh SWT dengan menggunakan kata yang berakar dari hamd (حمد)

Hamdalah bisa dilakukan dengan bacaan Al Hamdu lillah, Hamdan lillah atau yang lain yang seakar dengan hamd. Selain itu hamdalah haruslah dibaca pada kedua khutbah.

  1. Sholawat pada Nabi Muhammad SAW

Bacaan sholawat dibaca pada kedua khutbah. Selain itu, harus menggunakan kata yang seakar dengan lafadz صلاة dan disandarkan pada isim dhohir.

Dengan demikian tidak mencukupi jika memakai isim dhomir meski sebelumnya menyebut marji, sebagaimana contoh: "Allohumma Sholli Alaih", atau "Allohumma Sallim ala Muhammadin Shollallohu Alaihi Wasallam”

  1. Taushiah untuk bertakwa di kedua khutbah
  2. Membaca satu ayat yang bisa dimengerti di salah satu khutbah
  3. Membaca doa pada khutbah kedua

Hikmah melaksanakan sholat jumat pada satu tempat

Salah satu hikmah terbesar dalam persyaratan ini adalah:

Pemakaian satu tempat untuk melakukan sholat jumat, lebih diharapkan tercapainya tujuan pelaksanaan sholat jumat, yaitu semakin menampakkan nilai syiar persatuan umat islam serta dapat menyatukan suara. Justru pelaksanaan sholat jumat di banyak tempat dalam satu area jumat, selain mengesankan kurang solidnya persatuan umat juga berpotensi memecah belah umat.

Refrensi:

إعانة الطالبين, الفقه المنهجي

0 Komentar

Penulis: mantra-berdarah

Kategori

Related Articles

Related