Keutamaan dan Peristiwa Penting di Bulan Sya’ban

Keutamaan dan Peristiwa Penting Bulan Sya'ban

Keutamaan dan Peristiwa Penting di Bulan Sya’ban – Bulan Sya’ban merupakan salah satu dari beberapa bulan yang mulia dan agung. Keberkahan dan keutamaan Bulan Sya’ban sudah sangat masyhur, bertobat di bulan ini menjadi keuntungan yang besar, sementara melakukan taat pada bulan ini merupakan Bisnis Akhirat yang paling menguntungkan.

Sayid Muhammad bin Alwi al Maliki dalam kitab “Ma Dza fï Sya’ban?” menjelaskan bahwa Allah telah menanggung keamanan orang-orang yang bertobat di bulan Sya’ban. Sementara orang yang melakukan ketaatan dan membiasakan diri dengan bersungguh-sungguh dalam beribadah di bulan Sya’ban akan mendapatkan kesuksesan dalam beribadah di bulan Ramadhan lantaran kebiasaan baiknya dalam bulan Sya’ban. Ini merupakan salah satu keistimewaan bulan Sya’ban.

Kenapa Dinamakan Bulan Sya’ban?

Penamaan bulan ini dengan Sya’ban dikarenakan dalam bulan ini terdapat banyak kebaikan yang ber-tasya’ub (bercabang). Ada juga yang menjelaskan alasan lain kenapa dinamakan bulan Sya’ban, yaitu dikarenakan arti kata Sya’ban adalah himpunan dua kalimat “Syā’a” dan “Bāna” (شاع بان) yang bermakna terkenal dan jelas, karena memang bulan ini sangat masyhur keutamaan dan berkahnya.

Peristiwa Penting di Bulan Sya’ban

Perlunya mengetahui peristiwa penting di bulan Sya’ban adalah untuk menghubungkan hati orang-orang beriman sekaligus memahamkan mereka tentang kejadian bersejarah dan peristiwa penting yang terjadi di bulan Syaaban ini agar kita selalu mengingat bahwa Allah telah mengagungkan bulan Sya’ban dengan menjadikannya sebagai waktu terjadinya peristiwa-peristiwa bernilai sejarah dalam Islam, sehingga dengan mengagungkannya secara tidak langsung kita telah mengagungkan Allah SWT.

Hal ini juga berlaku pada bulan-bulan yang lain yang mengandung nilai-nilai keutamaan sejarah dalam Islam, sebut saja seperti bulan Rajab terjadinya Isra’ Mi’raj, Rabiul Awal terjadi Maulid Nabi, Ramadhan terdapat Nuzulul Quran dan bulan-bulan lain.

Diantara beberapa peristiwa bersejarah yang ada pada bulan Sya’ban adalah:

Sejarah pertukaran kiblat

Kita tentu mengetahui bahwa sejarah kiblat pertama umat Islam sebelum Ka’bah adalah Masjidil Aqsha, namun jarang yang mengetahui kapan terjadinya sejarah perpindahan kiblat. Dalam hal ini Sayid Muhammad bin Alwi al Maliki menukil pendapat dari Abu Hatim al Busti bahwa Rasulullah ﷺ tiba di Madinah pada hari senin tanggal 12 Rabi’ul Awal kemudian 5 bulan setelah itu, pada hari selasa di pertengahan bulan Sya’ban, Allah swt memerintahkan Nabi SAW untuk menghadap Ka’bah ketika shalat.

Buku catatan amalan diangkat

Keutamaan bulan Sya’ban yang lain adalah adanya peristiwa buku amalan manusia diangkat. Meski hadits yang menjelaskan tentang buku amalan diangkat sangat banyak dan tidak hanya khusus di bulan Sya’ban saja, seperti hadits tentang amalan diangkat pada hari senin dan kamis bukan berarti hadits-hadits tersebut saling menafikan. Karena dalam tiap-tiap buku amalan diangkat ke langit ada hikmah tersendiri.

Hadits bulan Sya’ban adalah bulan dimana amal manusia diangkat yaitu,

 أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَالَ: حَدَّثَنَا ثَابِتُ بْنُ قَيْسٍ أَبُو الْغُصْنِ، شَيْخٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ، قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، لَمْ أَرَكَ تَصُومُ مِنَ شَهْرٍ مِنَ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ، قَالَ: « ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبَ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ»

“Usamah bin Zaid berkata: Wahai Rasul Allah, saya tidak pernah melihat engkau berpuasa di bulan-bulan lain sebagaimana engkau berpuasa di bulan Sya’ban, Nabi ﷺ menjawab “Bulan Sya’ban adalah bulan dimana orang-orang melalaikannya karena keberadaannya diantara Bulan Rajab dan Ramadhan, sementara bulan Sya’ban adalah bulan buku amalan manusia diangkat, karena itu aku ingin buku catatan amalku diangkat saat aku sedang berpuasa.”

Penentuan umur atau ajal ditetapkan

Dalam bulan Sya’ban ajal atau kematian seseorang ditetapkan. Hal ini tentu saja berkaitan dengan pengetahuan malaikat maut yang ditugasi mencabut nyawa. Karena kehendak atau sifat iradah Allah adalah azaly sehingga mustahil jika penentuan ajal di bulan Sya’ban ini disandarkan pada pengetahuan serta iradah Allah.

وفي رواية أبي يعلى إن الله يكتب كل نفس ميتة تلك السنة فأحب أن يأتيني أجلي وأنا صائم أي يأتيني كتابة أجلي

مرعاة المفاتيح شرح مشكاة المصابيح

“Dan dalam riwayat Abi Ya’la: Sesungguhnya Allah menetapkan ajal setiap orang yang meninggal di tahun itu pada bulan Sya’ban. Aku ingin ketika takdirku dicatat, aku berada dalam keadaan berpuasa.”

Hadits ini juga menunjukkan bahwa penetapan ajal disaat seseorang dalam keadaan melakukan ibadah, besar harapan akan mendapatkan khusnul khatimah atau kematian yang baik, dan ibadah yang paling utama dilakukan pada saat itu adalah puasa. Karena berpuasa dapat melatih hawa nafsu, menerangi dan meluangkan hati untuk bisa fokus khudlur bersama Allah. Hal ini juga menjadi salah satu alasan kenapa Nabi memperbanyak puasa bulan Sya’ban.

Bulan sholawat Nabi

Keutamaan bulan Sya’ban kali ini juga menjadi peristiwa penting di bulan ini yaitu diturunkannya ayat yang memerintahkan untuk bershalawat kepada Rasulullah ﷺ. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan Ibnu Abi Shaif al Yamani bahwa bulan Sya’ban merupakan bulan sholawat Nabi, karena dalam bulan ini diturunkan ayat,

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. الأحزاب : ۵۶

inna allaaha wamalaa-ikatahu yushalluuna ‘alaa alnnabiyyi yaa ayyuhaa alladziina aamanuu shalluu ‘alayhi wasallimuu tasliimaan

Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi saw. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

Demikian pembahasan tentang Keutamaan dan Peristiwa Penting di Bulan Sya’ban. Semoga bermanfaat.

Referensi:

ما ذا في شعبان, مرعاة المفاتيح شرح مشكاة المصابيح