Kisah Istri Sholehah dan Suami Durhaka

Kisah Istri sholehah

Istri Sholehah dan Suami Durhaka – Konon ada seorang wanita sholehah yang selalu mengucapkan bismillah setiapkali akan mengerjakan sesuatu. Namun, sayangnya pasangan dari wanita ini bukanlah seorang lelaki yang baik, dia seorang suami yang munafik dan selalu merendahkan istrinya. Terutama saat ia mendengar istrinya membaca basmalah, ia akan merasa bosan dan menganggap istrinya hanyalah wanita sok suci.

Hingga suatu ketika, sang suami memiliki niatan untuk mempermalukan istrinya, dia berniat membuktikan pada istrinya bahwa kebiasaannya membaca bismillah tiada gunanya, menurutnya bismillah hanyalah kalimat yang biasa diucapkan orang-orang sok suci. Diapun berkata dalam hati: “Kali ini aku akan mempermalukanmu!”.

Demi melancarkan rencana busuknya, suami wanita sholehah ini segera pergi ke pasar untuk membeli dompet, setibanya di rumah, suami durhaka itu langsung menyerahkan dompet yang baru dibelinya seraya berkata: “Istriku, simpanlah dompet ini!,” merasa diberi amanat oleh suaminya, si istri sholehah segera bergegas menyimpan dompet itu di tempat yang paling aman, tanpa melupakan menyebut asma Allah dengan ucapan “BISMILLAH”.

Selang beberapa waktu, saat istrinya lengah, suami durhaka itu mengambil dompet yang telah disimpan istrinya dan membuangnya ke sumur di belakang rumah. Lalu ia menagih istrinya, agar segera memberikan dompet yang dulu telah dititipkan.

Istrinya yang tak tahu menahu kalau dompet yang ia simpan telah dibuang suaminya, segera menuju tempat dimana ia menyimpan dompet titipan suaminya, tak lupa ia mengucap “BISMILLAH”.

Berkah doa bismillah bukanlah isapan jempol!, Allah SWT mengutus Malaikat Jibril AS untuk segera turun ke bumi dan mengembalikan dompet yang berada di dalam sumur ke tempatnya semula. Hingga saat si istri sholehah membuka tempat penyimpanannya, ia pun mendapati dompet yang telah terbuang masih berada di tempatnya seperti sediakala.

Suami durhaka yang melihat kejadian itu dengan mata kepalanya merasa takjub, ia pun segera bertobat dan menyesali perbuatannya. Ia kini tidak pernah merendahkan istrinya dan meneladani doa bismillah yang selalu dibacanya.

Kisah ini diceritakan dalam kitab Nawadir karya al Qolyubi; kitab yang menceritakan berbagai anekdot yang sarat akan makna kehidupan.

Posting Terbaru

Related Articles

Related