Manakib Ringkas Sayyidi Habib al-Ajami RA

Manakib Ringkas Sayyidi Habib al-Ajami RA

Habib al-Ajami merupakan tokoh sufi Bashroh, Irak. Beliau merupakan orang yang ahli ibadah, dan dikaruniai doa yang mustajab.

Profil Habib al-Ajami

Beliau adalah Habib bin ‘Isa bin Muhammad al-Ajami, akrab dipanggil dengan kunyah Abu Muhammad (sebagian pendapat Abu Muslim)

Beliau bertemu dengan Hasan al Bashri, dan Ibn Sirin rohmatulloh ‘alaihim, serta meriwayatkan hadits dari keduanya.

Menurut penjelasan Ibnul Jauzi dalam kitabnya “al Muntadhim”, Habib al-Ajami wafat pada tahun 119 H.

Masa lalu Habib al-Ajami dan sebab tobatnya

Sebelum bertobat, Habib al-Ajami merupakan pedagang kaya raya, dan pemakan riba. Namun lantaran barokah mauidhoh dari Hasan al-Bashri, beliau pun akhirnya bertobat dan mensedekahkan hampir seluruh hartanya serta menjalani kehidupan dengan sedikit sisa dari harta yang dimiliki. Hal ini sebagaimana penuturan Ad Dzahaby dalam “Siyar A’lamin nubala'”.

Sedang penyebab taubatnya, sebagaimana penjelasan Ibn Mulaqqin dalam kitabnya “Thobaqoot al-Auliya'” adalah:

وكان – أولا – تاجراً، فمر بصبيان، فقالوا: قد جاء آكل الربا! فنكس رأسه وقال: يا رب، أفشيت سري للصبيان!، فرجع فلبس مدرعة من شعر، وغلَ يده، ووضع ماله بين يديه، وجعل يقول: يا رب! أني أشتري نفسي منك بهذا المال، فأعتقني!. فلما اصبح تصدق به، وأخذ في العبادة، فلم ير ألا صائماً، أو قائماً، أو ذاكراً. فمر ذات يوم بأولئك الصبيان، فقالوا: اسكتوا! قد جاء حبيب العابد! فبكى وقال: يا رب! أنت تذم مرة، وتحمد مرة، فكل من عندك!.

Awalnya, Habib al-Ajami adalah pedagang, kemudian, suatu ketika, beliau berjalan melewati anak-anak kecil di jalanan yang meneriakkan “Ada pemakan riba,” spontan beliau menundukkan kepalanya, dan bergumam “Ya Rob, Engkau telah sebarkan rahasiaku pada anak-anak kecil,” lantas beliau segera kembali pulang.

Sekembalinya di rumah, beliau memakai jubah berbahan bulu, dan membelenggu tangannya serta meletakkan seluruh hartanya di hadapannya seraya berkata “Ya Rob, Hamba menebus diri hamba dengan (mensedekahkan) harta ini, maka merdekakanlah hamba.!

Esoknya Habib al-Ajami mensedekahkan seluruh hartanya tersebut, dan fokus melakukan ibadah. Setelah kejadian ini beliau tidak pernah terlihat kecuali sedang berpuasa, sholat, atau berdzikir.

Di lain waktu, Habib al-Ajami Ra berjalan dan melewati anak-anak yang sebelumnya mengejeknya, saat mereka melihat Habib, mereka berkata pada teman-temannya “Diamlah! Ada Habib si ahli ibadah,” mendengar ucapan anak-anak itu, Habib RA menangis dan berkata: “Ya Rob, sesekali Engkau mencaci, di waktu yang lain Engkau memuji, semuanya dari-Mu.”

Kumpulan kisah Habib al-Ajami

Habib al-Ajami bersama Malik bin Dinar rohmatullohi alaihima

Abdulwachid bin Zaid berkata: “Suatu ketika saya bersama Malik bin Dinar, dan juga Muhammad bin Wasi’ serta Habib.

Tiba-tiba datang lelaki yang berkata kasar kepada Malik bin Dinar terkait pembagian yang dilakukan Malik: “Hai Malik, apa yang kamu bagikan tidak sesuai tempatnya, kamu lebih memprioritaskan pengikutmu dan sahabat dekatmu, agar mereka semakin banyak dan kamu lebih mudah menarik massa” mengetahui hal ini Malik bin Dinar menangis seraya berkata: “Demi Alloh, aku tidak menginginkan itu,” lelaki itu kembali menjawab: “Tentu, demi Alloh, itu keinginanmu,” Malik bin Dinar kembali menangis.

Karena merasa lelaki ini sudah melewati batas, Habib al-Ajami pun mengangkat kedua tangannya seraya berdoa:

اللهم أن هذا قد شغلنا عن ذكرك، فأرجنا منه كيف شئت

“Ya Alloh, sesungguhnya lelaki ini telah mengalihkan kami dari mengingat-Mu maka rehatkan kami darinya dengan cara yang Engkau kehendaki.”

Seketika itu, lelaki yang berkata kasar pada Malik tersungkur mati, kemudian ditandu dan dipulangkan ke keluarganya.”

Doa Habib al-Ajami pada pelaku hoax

Diceritakan dari Abi Ishaq, bahwasanya dia mendengar Muslim RA berkata: “Habib al-Ajami pernah didatangi seseorang yang mengaku bahwa Habib berhutang kepadanya senilai 300 dirham. Mendengar hal ini Habib menyanggupi dan berkata: “Datanglah besok.”

Saat malam tiba Habib al-Ajami mengambil air wudhu kemudian sholat dan berdoa:

اللهم! أن كان صادقاً فأد أليه، وأن كان كاذباً فأبتلهِ في بدنه

“Ya Alloh, jika lelaki itu benar maka lunasilah hutangnya, namun jika berbohong maka berilah ia ujian di tubuhnya.”

Esoknya, lelaki itu datang kepada Habib dalam keadaan ditandu dan separuh badannya lumpuh.

Melihat keadaan lelaki itu, Habib bertanya: “Apa yang terjadi padamu,?” Dia menjawab: “Aku adalah lelaki yang kemarin ke sini, sesungguhnya engkau tidak memiliki tanggungan apapun padaku, aku mengaku bahwa engkau berhutang 300 dirham padaku hanya agar kamu malu pada pengikutmu sehingga memberiku uang 300 dirham.”

Habib al-Ajami kembali bertanya: “Apa kamu akan mengulangi hal ini?” Dia menjawab: “Tidak,”

Mendengar jawabannya, Habib al-Ajami berdoa:

اللهم! أن كان صادقاً، فألبسه العافية

“Ya Alloh, jika dia jujur, berilah dia kesembuhan,” Seketika itu lelaki tersebut bisa berdiri seakan tidak pernah terjadi sesuatu apapun.

Kumpulan karomah Habib al-Ajami

Lempit bumi

Diantara karomah beliau yaitu diberi kelebihan oleh Alloh SWT untuk mempersingkat perjalanan atau biasa dikenal dengan lempit bumi.

Diceritakan dari Sari bin Yahya bahwasanya Sayyidi Habib al-Ajami RA terlihat di Bashroh, Irak di hari tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan berada di Padang Arofah saat jamaah haji berkumpul di Arofah.

Menumbuhkan rambut anak yang terlahir botak

Diceritakan dari Mujasyi’ ad-Dabari bahwasanya,: “Salah satu tetangga Habib al-Ajami melahirkan bayi laki-laki yang tampan, namun kepalanya botak.

Saat anak tu mulai tumbuh dan berumur 12 tahun, sang ayah membawanya sowan ke Syekh Habib al-Ajami, dia mengadu: Wahai Aba Muhammad, tidakkah kau lihat betapa tampannya anakku ini? Hanya saja sejak lahir kepalanya tidak berambut seperti yang kau lihat saat ini. Maka doakanlah agar anak ini memiliki rambut dan tidak botak.

Lantas, Habib al-Ajami menangis dan mendoakan anak itu seraya mengusapkan airmatanya pada kepala anak tersebut. Subhaanalloh, atas ijin-Nya sebelum anak itu beranjak meninggalkan rumah Habib, kepalanya mulai terlihat menghitam karena ditumbuhi rambut. Bahkan, rambut tersebut senantiasa tumbuh hingga anak itu seakan-akan memiliki rambut yang paling indah.”

Menyembuhkan orang lumpuh

Diceritakan dari Abi Abdillah as-Syahham bahwasanya: “Suatu ketika Habib disowani orang-orang yang membawa lelaki yang ditandu karenna lumpuh, kemudian dikatakanlah kepada Habib: “Ya Aba Muhammad, lelaki ini lumpuh sementara dia memiliki keluarga yang terlantar akibat kelumpuhannya. Jika engkau berkenan mendoakannya barangkali Alloh akan menyembuhkannya.

Kemudian Habib al-Ajami mengambil mushaf dan meletakkan di leher lelaki lumpuh itu seraya berdoa, dan terus berdoa hingga akhirnya Alloh SWT menyembuhkannya, sehingga lelaki itu mampu berdiri bahkan dia sanggup pulang dengan memikul tandu yang sebelumnya digunakan untuk membawanya.”

Refrensi:

كرامات الأولياء, سير أعلام النبلاء, طبقات الأولياء

0 Komentar

Penulis: mantra-berdarah

Kategori

Related Articles

Related