Mandi Dalam Islam

Tata cara mandi wajib yang benar

Mandi secara bahasa sebagaimana didefinisikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah membersihkan tubuh dengan air dan sabun (dengan cara menyiramkan, merendamkan diri dalam air, dan sebagainya). Adapun secara istilah syara’, pengertian mandi adalah perbuatan mengalirkan air pada tubuh dengan disertai niat khusus.

Mandi, dengan berbagai klasifikasinya, apakah untuk menjaga kebersihan atau untuk menghilangkan hadats, baik yang menjadi syarat untuk melakukan ibadah atau bukan, sangat dianjurkan dalam islam. (Baca juga: Mengapa thaharah itu penting?)

Mandi untuk menghilangkan hadats yang menjadi syarat sahnya sebuah ibadah adalah mandi junub yang dilakukan menjelang melakukan sholat, sedangkan yang bukan merupakan sebuah syarat sahnya ibadah, sebagaimana mandinya wanita yang telah mampet darah haidhnya dengan tujuan agar bisa melakukan hubungan suami istri.

Dalil perintah dan anjuran mandi

  1. Al Quran
Dalil Al Quran tentang menjaga kebersihan
Arti dalil al quran tentang mandi

Al Mutathahhirin, yakni orang-orang yang bersuci atau membersihkan diri dari hadats dan kotoran yang terlihat ataupun tak kasat mata. 1

  1. Sunnah
Hadits tentang anjuran mandi
Arti hadits tentang mandi

Hadits ini oleh para ulama diarahkan pada mandi hari jumat, sedangkan maksud dari sabda “hak atas setiap muslim” adalah sesuatu yang tidaklah pantas ditinggalkan seorang muslim.

  1. Ijma’

Para ulama dari kalangan mujtahid sepakat bahwa mandi untuk menjaga kebersihan merupakan sebuah kesunnatan, dan mandi yang menjadi syarat sah sebuah ibadah adalah wajib tidak ada yang berselisih perihal ini.2

Macam-macam mandi dalam syariat islam

Dalam islam, mandi terbagi menjadi dua, mandi wajib dan mandi sunah.

1. Mandi wajib

Mandi wajib adalah mandi yang menjadi penentu sahnya sebuah ibadah yang mensyaratkan suci dari hadats besar atau junub. (Baca: Tata cara sholat)

Hal-hal yang menyebabkan mandi wajib adalah:

  1. Jinabat

Apa yang dimaksud dengan jinabat?

Secara asal jinabat memiliki arti “jauh” sebagaimana makna junub dalam QS al-Qoshosh ayat 11:

Arti junub dalam al Quran
Terjemah ayat junub dalam al quran

Selain bermakna jauh, kata junub juga berarti tumpahnya air mani atau jimak. Kemudian kata junub digunakan sebagai istilah syari untuk seseorang yang tidak suci yang disebabkan keluar sperma. Penamaan ini dikarenakan orang yang berhadats besar jauh dari melakukan sholat selama masih dalam keadaan hadats besar.

Kapan seseorang junub?

Ada 2 hal yang menjadikan seseorang berstatus junub.

Yang pertama: keluarnya sperma dari laki-laki atau perempuan. Baik disebabkan mimpi basah, bermesraan atau cuma sekedar berimajinasi.

Kedua: melakukan persetubuhan, baik ada inzal (keluar mani) atau tanpa inzal.

  1. Haid dan Nifas

Haid dalam istilah fikih

Haid menurut istilah fikih adalah darah yang keluar secara periodik dari rahim wanita saat berusia 9 tahun atau ketika sudah memasuki masa puber (baligh) dan tidak disebabkan kondisi tidak normal atau karena gangguan kesehatan.

  1. Melahirkan
  2. Mati

2. Mandi sunnah

Mandi sunah adalah mandi yang bukan menjadi penentu sahnya sholat atau ibadah. Namun dianjurkan untuk dilakukan dikarenakan faktor lain. Beragam mandi sunnah adalah:

  1. Mandi menghadiri jamaah sholat jumat
  2. Mandi di hari raya idul fitri dan idul adha
  3. Mandi saat akan melaksanakan sholat gerhana matahari atau bulan
  4. Mandi menjelang pelaksanaan sholat istisqo
  5. Mandi setelah memandikan jenazah
  6. Mandi saat akan memasuki kota Mekkah
  7. Mandi menjelang melakukan ihram
  8. Mandi untuk melaksanakan wukuf di Arafah
  9. Mandi saat akan melempar jumroh
  10. Mandi saat akan memasuki Madinah Munawwaroh

Cara mandi wajib dan sunnah

Perihal tata cara mandi yang biasa diistilahkan oleh redaksi fiqih sebagai fardhunya mandi, tidak ada perbedaan antara mandi sunnah dan mandi wajib kecuali dalam masalah niat. Adapun caranya adalah:

1. Niat

Niat mandi wajib adalah sebagai berikut:

Bacaan niat mandi wajib karena junub, haid atau nifas
Niat mandi janabah

Cara niat mandi wajib haid:

Tata cara mandi wajib haid
Niat mandi setelah haid

Niat memandikan mayit:

Niat memandikan jenazah lelaki atau perempuan
Bacaan niat memandikan jenazah

Niat mandi sunnah:

  • Niat mandi menghadiri jamaah sholat jumat:

نويت الغسل لحضور صلاة الجمعة ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla li chudluri sholatil jumah sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat mandi untuk menghadiri sholat jumat, sunnah karena Allah taala.

  • Niat mandi di hari raya idul fitri dan idul adha:

نويت الغسل لعيد الفطر ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla li ‘idil fithri sunnatan lillahi taala

Artinya: Aku niat mandi di hari idul fitri, sunnah karena Allah taala

نويت الغسل لعيد الأضحى ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla li ‘idil adha sunnatan lillahi taala

Artinya: Aku niat mandi di hari idul adha, sunnah karena Allah taala

  • Niat mandi saat akan melaksanakan sholat gerhana matahari atau bulan

نويت الغسل لحضور صلاة الخسوف ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla li chudluri sholatil chusufi, sunnatan lillahi taala

Artinya: Aku niat mandi untuk menghadiri sholat gerhana rembulan, sunnah karena Allah taala

نويت الغسل لحضور صلاة الكسوف ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla li chudluri sholatil kusufi, sunnatan lillahi taala

Artinya: Aku niat mandi untuk menghadiri sholat gerhana matahari, sunnah karena Allah taala

  • Niat mandi menjelang pelaksanaan sholat istisqo

نويت الغسل لحضور صلاة الإستسقاء ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla lichudluri sholatil istisqo’i sunnatan lillahi taala

Artinya: Aku niat mandi untuk menghadiri sholat istisqo, sunnah karena Allah taala

  • Niat mandi setelah memandikan jenazah

نويت الغسل لأجل غسل الجنازة ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla li ajli ghuslil janazah sunnatan lillahi taala

Artinya: Aku niat mandi karena telah memandikan jenazah, sunnah karena Allah taala

  • Niat mandi saat akan memasuki kota Mekkah

نويت الغسل لدخول حرم مكة ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla li dukhuli haromi makkata sunnatan, lillahi taala

Artinya: Aku niat mandi karena akan memasuki tanah haram Mekkah, sunnah karena Allah taala

  • Niat mandi menjelang melempar jumroh

نويت الغسل لرمي الجمرة ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla liromyil jumroti sunnatan lillahi taala

Artinya: Aku niat mandi untuk melempar jumroh, sunnah karena Allah taala

  • Niat mandi menjelang melakukan ihram

نويت الغسل لسنة الإحرام ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla lisunnatil ihromi sunnatan lillahi taala

Artinya: Aku niat mandi untuk melakukan kesunnatan ihram karena Allah taala

  • Niat mandi untuk melaksanakan wukuf di Arafah

نويت الغسل لأجل الوقوف بعرفة ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla li ajlil wuquf bi arofata sunnatan lillahi taala

Artinya: Aku niat mandi karena akan melakukan wuquf di Arafah, sunnah karena Allah taala

  • Niat mandi saat akan memasuki Madinah Munawwaroh

نويت الغسل لدخول حرم المدينة ؁ لله تعالى

Latin: Nawaitul ghusla li dukhuli haromil madinah, sunnatan lillahi taala

Artinya: Aku niat mandi karena hendak masuk tanah haram Madinah, sunnah karena Allah taala

2. Meratakan air pada seluruh tubuh

Termasuk bagian tubuh yang wajib terkena air adalah semua rambut, kulit kepala, telinga, pusar, bagian kelamin yang belum
dikhitan, serta kuku. Hendaknya orang yang mandi berupaya meneliti bagian tubuhnya. Terutama bagian
lipatan-lipatan tubuh, hal ini demi memastikan bahwasanya air telah sampai secara merata.

Hikmah dan manfaat mandi wajib maupun sunnah

Dalam pelaksanaan mandi terdapat beberapa hikmah dan faidah yang sangat banyak, diantaranya:

  1. Mendapat pahala

Karena dalam mandi yang mengandung nilai ibadah sudah barang tentu akan menghasilkan ganjaran untuk pelakunya yang telah menjalankan perintah. Dalam hal ini Nabi SAW bersabda:

 الطهور شطر الإيمان

3

Artinya: “Bersuci sebagian dari iman.”

Para ulama menafsirkan bahwa bersuci dalam hadits di atas memasukkan mandi wajib dan juga wudhu.

  1. Menjaga kebersihan

Saat seorang muslim mandi, baik mandi wajib maupun sunnah secara otomatis tubuhnya menjadi bersih dari paparan kotoran serta debu dan polusi yang menempel. Membersihkan tubuh dengan cara mandi juga salah satu cara menjaga tubuh dari masuknya kuman penyebab penyakit dan juga virus, termasuk virus corona.

Selain tubuh menjadi bersih dan tidak mudah terserang kuman serta virus. Dengan mandi tubuh terasa lebih nyaman dan wangi. Hal ini adalah salah satu faktor penyebab orang lain merasa nyaman dengan kehadiran kita.

Imam Bukhori dan Imam Muslim RA meriwayatkan dari Sayidah Aisyah RA:

عن عائشة رضي الله عنها قالت: كان الناس أهل عمل، ولم يكن لهم كفاة، فكان يكون لهم تفل، فقيل لهم:  لو اغتسلتم يوم الجمعة . وفي رواية لهما: فقال رسول الله ﷺ :  لو أنكم تطهرتم ليومكم هذا .

4

“Dari Aisyah RA: Dulu para sahabat nabi RA tidak memiliki khodam (pelayan) yang mengerjakan pekerjaan berat mereka. Mereka melakukan pekerjaan berat mereka tanpa dibantu para pelayan, sehingga tubuh mereka berkeringat dan mengeluarkan bau badan yang tak sedap. Kemudian ada yang bilang kepada mereka: Hendaknya kalian mandi di hari jumat. Dalam riwayat lain; Rasulullah SAW bersabda: Hendaknya kalian bersuci/mandi membersihkan diri hari ini.”

  1. Membangkitkan semangat

Dengan mandi. seseorang akan menjadi lebih segar, giat dan lebih bersemangat sehingga berdampak lebih cekatan dalam aktivitas sehari-hari. Mandi juga menghilangkan rasa malas maupun loyo, terutama setelah melakukan pekerjaan yang membuat capek dan juga hal-hal yang menyebabkan wajib mandi seperti melakukan hubungan suami istri.

Refrensi:

  1. الفقه المنهجي على مذهب الإمام الشافعي رحمه الله تعالى ج١ ص٧١
  2. الفقه المنهجي على مذهب الإمام الشافعي رحمه الله تعالى ج١ ص ٧٢

  3. رواه مسلم: ٢٢٢
  4. روى البخاري (٨٦١)، ومسلم (٨٤٧)، واللفظ له

0 Komentar

Penulis: mantra-berdarah

Kategori

Related Articles

Related