Manfaat Brokoli dan Kiat Mengolahnya Sebagai Makanan

Manfaat brokoli

Manfaat Brokoli dan Kiat Mengolahnya Sebagai Makanan - Tidak banyak orang yang benar-benar menggemari brokoli. Padahal vitamin yang terkandung didalam brokoli sangat bermanfaat bagi kesehatan kita. Beberapa hasil penelitian mengindikasikan, bahwa kandungan vitamin C didalam brokoli melebihi kandungan Vitamin C didalam jeruk.

Sayangnya, rasa sulfur yang terdapat pada brokoli ketika dimasak, membuat orang-orang malas untuk mengkonsumsinya. Di samping itu harga brokoli yang relatif  lebih mahal dibanding harga sayuran lainnya membuat brokoli menjadi kurang favorit diantara orang Indonesia.

Faktanya kandungan vitamin dan mineral brokoli jauh lebih banyak dibandingkan dengan sayuran sejenisnya seperti kembang kol ataupun kubis. Di Indonesia, manfaat brokoli memang belum popular dibandingkan dengan sayuran lainnya. Namun, di Amerika brokoli sudah menjadi salah satu sayur yang difavoritkan, bahkan beberapa orang mengambil manfaat brokoli sebagai makanan yang bisa mendukung program diet. Kurang populernya brokoli di Indonesia, mungkin juga disebabkan karena kurangnya informasi mengenai cara menghidangkan brokoli yang baik, sehingga bisa menjadi masakan yang sedap, nikmat dan pasti sehat.

Manfaat Brokoli Untuk Membantu Mencegah Kanker

Sebagai tanaman dengan kandungan vitamin C yang tinggi, dapat dipastikan bahwa brokoli memiliki aktivitas antioksidan yang baik. Aktivitas antioksidan ini sangat baik sekali untuk pertahanan tubuh, terutama membantu menjaga tubuh dari penyakit kanker.

Dalam beberapa penelitian, manfaat brokoli untuk membantu mencegah kanker diperkuat dengan adanya senyawa glukorafanin, yang merupakan bentuk alami dari senayawa antikanker sulforafana. Di samping sulforafana, terdapat juga isotiosianat yang memiliki manfaat yang sama, yaitu sebagai zat yang berhasiat antikanker.

Sampai saat ini banyak ahli kesehatan merekomendasikan brokoli sebagai sayuran sehari-hari. Manfaat brokoli akan lebih terasa jika brokoli dikonsumsi secara rutin, sama seperti sayuran lainnya. Studi mengenai penyakit mengatakan, seseoarang yang melakukan diet kaya brokoli dapat mengurangi resiko beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker usus dan paru-paru.

Satu lagi manfaat brokoli, yang tidak disadari oleh banyak orang yaitu membantu dalam mengendalikan racun atau menetralisisr racun yang masuk ke dalam tubuh. Kandungan asam amino sulfurnya, menambah manfaat brokoli sebagai penawar racun, sehingga dapat membantu mengurangi racun seperti asam urat dari dalam tubuh. Sedangkan bagi anda yang ingin memiliki pengelihatan yang baik, kandungan beta karoten menjadikan manfaat brokoli untuk kesehatan mata tidak diragukan lagi.

Tips Mengolah Brokoli dengan Baik

Selain kehilangan banyak Nutrisinya kesalahan dalam pengolahan akan membuat orang malas mengkonsumsinya, ini disebabkan karena rasa dan bentuk brokoli akan menjadi sedikit “aneh” dibanding sayuran lain. Untuk itu, belajar mengolahnya dengan baik, sangatlah penting mengingat manfaat brokoli yang begitu besar bagi kesehatan keluarga anda, berikut ini manjur.net membagi Tips Mengolah Brokoli dengan baik untuk anda :

Mengolah brokoli: Pixabay
  • Cukup siram dengan air dingin saat akan dimasak, hindari merendam brokoli terlalu lama, karena akan menghilangkan sebagian nutrisinya.
  • Sebaiknya dikukus selama 3-4 menit saja, tidak perlu direbus terlalu lama. Merebus brokoli terlalu lama otomatis akan membuat warna brokoli menjadi hijau kehitaman. Disamping bentuknya yang tidak lagi menarik, manfaat brokolipun jauh berkurang.
  • Gunakan penyedap rasa secukupnya (mayonise) untuk menambah cita rasa brokoli. Bisa juga disantap sebagai salad dengan wortel.

Silahkan mencoba!

0 Komentar

Penulis: Anjumi Baasyaiban

Kategori

Related Articles

Related