Mengecam Joseph Paul Zhang, PBNU Meminta Polisi Segera Menangkap dan Mengadili

Mengecam Joseph Paul Zhang, PBNU Meminta Polisi Segera Menangkap dan Mengadili

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H A Helmy Faishal Zaini memberikan kecaman keras terkait pernyataan youtuber bernama Joseph Paul Zhang dalam sebuah video viral yang menghina serta menciderai keyakinan dan juga ajaran umat Islam. Dilansir dari NU Online, PBNU menyebut pernyataan melalui video yang dikeluarkan tersebut telah masuk ke dalam penghinaan terhadap keyakinan umat Islam.

Meski begitu, Sekjen PBNU tetap menghimbau agar umat Islam tetap tenang dan tidak terprovokasi serta melakukan hal-hal di luar koridor hukum yang berlaku. Kesucian bulan Ramadhan yang penuh berkah ini harus senantiasa dijaga dengan cara-cara yang arif dan bijaksana, yang salah satunya, saling menghargai dan menghormati keyakinan umat beragama.

PBNU juga meminta aparat kepolisian untuk segara melakukan tindakan nyata untuk menyelesaikan pernyataan Joseph Paul Zhang yang meresahkan ini. “Meminta aparat keamanan, dalam hal ini Polri, agar segera melalukan langkah kongkret mengusut dan menangkap Joseph Paul Zhang atas perbuatannya tersebut,” katanya dalam sebuah pernyataan sikap PBNU terkait hal ini, Ahad (18/4).

Sejalan dengan Helmy, Ketua PBNU Robikin Emhas memberikan apresiasi kepada tim kepolisian yang diketahui dengan sigap melakukan penyelidikan kasus ini melalui koordinasi dengan instansi terkait untuk mengetahui secara pasti tempat keberadaan Joseph Paul Zhang .

Robikin berharap, jika nantinya sudah cukup bukti-bukti penyelidikan untuk segera dilakukan penyidikan. Terkait hal ini, PBNU mempercayakan semuanya kepada kepolisian. Ia percaya kepolisian bisa membawa yang bersangkutan ke meja pengadilan untuk dimintai pertanggungjawaban. Pernyataan dalam video viral tersebut lanjut Robikin, sangat meresahkan masyarakat dan sangat melukai semua umat Islam. Tidak hanya umat Islam di Indonesia tapi juga umat Islam di seluruh dunia. “Maka yang demikian tidak boleh dibiarkan,” tegasnya. Robikin mengajak umat Islam untuk tidak menunjukkan sikap yang justru berpotensi memperkeruh suasana dengan membalas atau melakukan hal-hal lain yang merugikan umat Islam sendiri. Ia menilai bahwa oknum yang melakukan tindakan tersebut sangat sadar terhadap apa yang dikatakan dan dilakukan. Sehingga tindakan provokatif itu sangat mungkin disengaja.

“Jangan menari di atas genderang orang lain. Jadi kita tetap mempercayakan ini semuanya kepada kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya youtuber bernama Jozeph Paul Zhang tersebut mendadak viral di media sosial karena membuat video sayembara dengan menantang warga untuk melaporkannya ke polisi karena mengaku sebagai Nabi ke-26.

Posting Terbaru

Related Articles

Related