Perbedaan Maag dan Asam Lambung

Pengobatan asam lambung: Pixabay

Perbedaan Maag dan Asam Lambung – Ketika perut terasa mual, nyeri, dan ada gejala muntah, biasanya selalu dihubungkan dengan maag, padahal ada jenis gangguan lambung lain seperti Asam Lambung. Kedua jenis penyakit tersebut memang terjadi pada lambung, serupa namun tak sama. Lantas apa perbedaan antara Maag dan Asam Lambung?

Baca juga: Tukak lambung

Maag atau dalam istilah kesehatan disebut Gastritis ialah penyakit pada lambung yang terjadi karena adanya penipisan, peradangan, atau pembengkakan pada lapisan lambung. Umumnya terjadi karena infeksi bakteri hingga menyebabkan luka di dinding lambung.

Sedangkan Asam Lambung atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) ialah kondisi naiknya asam di lambung ke atas hingga kerongkongan karena katup di sistem pencernaan kurang berfungsi. Jika merasakan gejala nyeri di bagian ulu hati, bisa saja mengalami Maag ataupun Asam Lambung karena keduanya bisa terjadi secara bersamaan.

Cara Membedakan Maag dan Asam Lambung

Perbedaan Maag dan Asam Lambung bisa dilihat dari berbagai sisi berikut :

1.Letak

Maag berada di dinding lambung dimana lapisan tersebut memiliki tingkat kekebalan khusus yang bisa menahan dan melindungi seluruh bagian dari iritasi . Namun lapisan dinding lambung bisa menipis atau membengkak karena berbagai sebab sehingga ketika terjadi hal tersebut lapisan akan iritasi dan terjadilah maag.

Asam Lambung terjadi di bagian otot kerongkongan (sfingter esophagus) yang berfungsi menutup jalur pembukaan dan penutupan pada tubuh bagian atas.

Sfingter esophagus menjaga agar makanan tetap ada di dalam lambung dan tidak kembali naik ke kerongkongan. Ketika terjadi masalah pada  sfingter esophagus seperti iritasi, fungsinya menjadi kurang optimal, sehingga cairan dan isi perut yang seharusnya ada di lambung tak bisa tertahan dan naik ke kerongkongan sehingga terjadilah asam lambung.

2.Penyebab

Maag disebabkan karena lapisan dinding lambung yang rusak atau menipis, dalam kondisi tersebut enzim pencernaan yang seharusnya bisa melawan bakteri menjadi terganggu fungsinya dan dindng lambung jadi mudah tipis serta terkena bakteri misalnya Helicobacter bakteri yang biasanya ada di makanan atau air yang terkontaminasi.

Penyebab Asam Lambung ialah kerusakan pada sfingter esophagus membuat bagian lambung menonjol masuk ke esophagus, selain itu ada juga faktor penyebab karena makanan seperti terlalu banyak makan coklat, makanan berlemak, kopi dan soda, rokok, alkohol.

3.Gejala

Maag dan Asam Lambung punya gejala berbeda, yang paling sering terjadi ialah :

Maag :

  • Mual
  • Muntah
  • Perut bagian atas terasa begah setelah maka
  • Perut terasa kembung dan saki
  • Hilang selera maka
  • Muntah darah berwarna hita
  • Tinja berwarna kehitaman

Asam Lambung :

  • Sensasi rasa terbakar di bagian dada setelah makan dan semakin terasa memburuk di malam hari.
  • Dada terasa sakit.
  • Sulit menelan makanan dan minuman.
  • Ada cairan naik dari lambung ke kerongkongan.
  • Terasa seperti ada benjolan di tenggorokan.
  • Tidur terganggu
  • Sesak napas seperti asma
  • Radang tenggorokan
  • Jika kondisi parah terjadi gejala batuk kronis

4.Pengobatan

Tidak hanya berbeda dari sisi gejala dan penyebabnya saja, namun pengobatan juga jauh lebih berbeda. Pengobatan Maag berhubungan dengan penyebabnya, misalnya karena makanan atau karena jam makan yang tidak teratur dsb. Sedangkan Asam Lambung yang diobati ialah sfingter esophagusnya.

Pengobatan Maag :

  • Jika terjadi karena makanan atau alkohol, maka dihentikan penggunannya.
  • Pemberian antibiotik untuk menekan pertumbuhan bakteri.
  • Obat untuk menghambat produksi asam dan menyembuhkan dinding lambung.
  • Antasida yang bisa menetralkan asam lambung dan mengurangi nyeri pada penderita.

Pengobatan Asam Lambung :

  • Antasida untuk penetral asam yang bisa memperkuat tekanan sfingter esophagus.
  • Obat untuk menekan produksi asam lambung dan dilanjutkan dengan terapi obat penghilang nyeri dengan dosis lebih rendah.
  • Jika pengobatan tidak berhasil maka akan dilakukan operasi untuk memperkuat kinerja sfingter esophagus.

Baik Maag ataupun Asam Lambung punya persamaan dalam hal pencegahan yakni :

  • Makan tertib pada jam yang hampir sama dalam porsi tepat, tidak terburu-buru, dan tidak langsung tidur setelah akan.
  • Hindari rokok dan alkohol.
  • Kurangi makanan yang meningkatkan asam lambung seperti makanan berlemak tinggi.
  • Miliki berat badan ideal.

Referensi :

Sehatq.com

Halosehat.com

Posting Terbaru

Related Articles

Related

Enable Notifications    OK No thanks